M4M4T.COM, Bekasi Kota – Salah satu calon Walikota Bekasi Dr. H.Tri Adhianto Tjahyono pada Selasa(12/8/2024) siang menyempatkan hadir dalam undangan silaturahmi dari Dewan Perwakilan Pusat Asistensi Media Nasional (DPP AsMEN) yang beralamat di jalan Antilop Rw 02, Jati Bening Baru, Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, Jawa Barat.
Selain Silaturahmi, kehadiran calon Walikota Bekasi yang diusung oleh PDI P, adalah juga untuk memenuhi undangan audiensi di kantor yang mewadahi lebih dari 30 media online.
Dalam audiensi dengan tema ” Teman Ngopi (Ngumpulin Inspirasi)” yang dibawakan oleh salah satu pengurus AsMEN, M.Hatta Tohir, Tri menyampaikan beberapa visi dan misi program mendatang sebagai salah satu calon Walikota Bekasi.
Sebagaimana diketahui ini adalah pertemuan yang kesekian kalinya dengan AsMEN yang kedepannya siap bersinergi melalui mediasi antara media di bawah naungan AsMEN dan dirinya sebagai narasumber dan juga sebagai calon kepala daerah dikontestasi pilkada 2024 yang akan datang.
Ada beberapa poin yang disampaikan Tri dalam wawancara yang berdurasi kurang lebih satu jam, yaitu terkait isu yang berkembang di masyarakat Kota Bekasi tentang penataan yang berintraksi dengan kehidupan masyarakat di Kota Bekasi yang akan dipimpinnya
Tujuan kebersamaan dibangun Tri Adhianto untuk menghadapi persoalan, dan mengatur langkah – langkah yang strategis dalam mempersiapkan seluruhnya, juga menghadapi kandidat – kandidat bakal calon kepala daerah tahun 2024.
Beliau juga menyampaikan, jika suaranya mencapai tujuh puluh persen berjanji untuk mempersiapkan armada ambulans sebagai misi sosial kepada media Asmen. Yang akan digunakan dalam misi kemanusiaan yang membutuhkan pertolongan supaya orang sakit bisa diatasi secara efisien. Karena itu armada ambulans ini menjadi sarana pertolongan yang cepat, dan diandalkan, sebagai solusi Kota yang relatif sangat mudah.
Selain itu program membantu produk UMKM, bagi masyarakat Kota Bekasi yang berpenghasilan masih dibawah rata – rata perhari, terbantu dengan adanya program UMKM.
Diapun juga memperhatikan kesenian tradisional nusantara. Karena kita tidak boleh lupa dengan senibudaya dinegeri kita sendiri, dan harus dilestarikan. Dikenalkan kepada generasi penerus, meneruskan budaya seni sendiri.
Dudung/Asmen




