26.9 C
Jakarta
Kamis, 5 Februari 2026
BerandaBerita UtamaSosialisasi Siklus Hidup Tingkat Kecamatan, Posyandu Bertransformasi Hadirkan Layanan Kesehatan dan Sosial

Sosialisasi Siklus Hidup Tingkat Kecamatan, Posyandu Bertransformasi Hadirkan Layanan Kesehatan dan Sosial

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

Kota Bekasi – 29/09/2025, M4M4T.com  – Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Kesehatan Kota Bekasi menyelenggarakan Sosialisasi Siklus Hidup Tingkat Kecamatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kota Bekasi. Kegiatan ini diikuti oleh kader posyandu dari seluruh kecamatan di Kota Bekasi, dengan tujuan memperkuat peran posyandu sebagai garda terdepan pelayanan masyarakat.

Ketua Posyandu Kota Bekasi, Ibu Wiwiek Hargono Tri Adhianto, menegaskan pentingnya transformasi layanan posyandu yang kini tidak hanya fokus pada kesehatan, tetapi juga merambah ke sektor sosial dengan berlandaskan program enam Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Konsep satu data menjadi kunci. Semua kebutuhan masyarakat akan terintegrasi di posyandu. Misalnya, ketika warga membutuhkan alat bantu dengar dari Dinas Sosial, datanya dapat diakses melalui posyandu. Begitu juga dengan program rumah tidak layak huni (Rutilahu), data akan tercatat di posyandu dan disalurkan melalui Disperkimotanm. Dengan satu data yang terhubung ke enam SPM, pelayanan kepada masyarakat akan lebih tepat sasaran,” jelas Wiwiek.

Program enam SPM ini mengacu pada transformasi posyandu menjadi lembaga pelayanan publik berbasis komunitas yang mengintegrasikan enam bidang pelayanan dasar. Adapun kepanjangan dari 6 SPM tersebut meliputi Kesehatan, Pendidikan, Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman, SPM Ketenteraman dan Ketertiban Umum, serta SPM Sosial.

Dengan adanya integrasi enam bidang pelayanan dasar ini, posyandu tidak hanya mencatat layanan kesehatan, tetapi juga menjadi basis informasi yang mendukung program lintas sektor secara terpadu. Transformasi ini menjadikan posyandu sebagai pusat layanan masyarakat berbasis data yang komprehensif, sekaligus mendukung terwujudnya visi dan misi Kota Bekasi, yaitu kota yang nyaman bagi warganya dan sejahtera masyarakatnya, dimulai dari lingkungan terdekat.

Wiwiek menambahkan, karena program ini masih baru, pelaksanaannya dilakukan secara bertahap dan perlahan, sembari terus memberikan pendampingan serta sosialisasi kepada para kader posyandu.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota Bekasi berharap peran posyandu dari seluruh kecamatan dapat semakin solid dalam menghadirkan layanan kesehatan dan sosial yang berkesinambungan, demi tercapainya kesejahteraan masyarakat Kota Bekasi.

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini