M4M4T.COM, Jakarta – Berawal dari penanganan kasus yang sedang viral dan tengah menjadi sorotan yang dilakukan oleh Direktorat Bea Cukai kini Menteri Keuangan (Menkeu) angkat bicara.
Dikutip dari berbagai sumber, seperti yang terjadi di laman Kanal Life Style Liputan 6.com, viralnya salah satu video TikTok terkait keluhan tarif bea masuk untuk membeli sepatu di toko online dari luar negeri yang lalu dan sempat dibalas oleh Ditjen Bea Cukai yang ditulis pada Minggu (28/4/2024).
Dalam tulisannya Ditjen Bea Cukai mengatakan bahwa lonjakan harga produk karena ada denda ketidak sesuaian harga yang tercantum pada laporan Bea Cukai RI.
Sri Mulyani bersama pimpinan Ditjen Bea Cukai kini tengah membahas semua isu aktual yang sedang viral mengenai pelayanan Bea Cukai pada Sabtu, 27 April 2024 beberapa waktu ini memang menjadi sorotan.
Pembahasan tersebut dibicarakan di Bandara Soekarno Hatta, selain itu terkait masalah isu sepatu yang terkena bea masuk hingga Rp 31 Juta menjadi topik utama yang di bahas.
Kasus pengiriman sepatu menurut Sri Mulyani adalah mirip dengan action figure (robotic) yang ditengarai dikeluhkan
terkait pengenaan bea masuk dan pajak.
Sebagaimana dikutip dari akun resmi instagram @smindrawati dan ditulis sendiri oleh Sri Mulyani pada Minggu (28/4/2024)
bahwa ada indikasi diantara dua kasus ini di dalam harga yang diberitahukan oleh perusahaan jasa titipan (PJT) mengenai harga yang lebih rendah dari yang sebenarnya (under invoicing).
Sri Mulyani menjelaskan bahwa keperluan penghitungan bea masuk dan pajaknya dikoreksi oleh
petugas Bea Cukai dan masih menurutnya kasus pengiriman sepatu itu sudah selesai karena bea masuk dan pajaknya telah dibayar
dan barangnua sudah diterima penerima barang.
Wartawan: Dudung




