27.3 C
Jakarta
Minggu, 12 Juli 2026
BerandaBerita UtamaPrabowo Ingatkan Pejabat dan Aparat: Introspeksi Diri, Semua Atribut dan Amanah Milik...

Prabowo Ingatkan Pejabat dan Aparat: Introspeksi Diri, Semua Atribut dan Amanah Milik Rakyat

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ m4m4t.com – Presiden Prabowo Subianto meminta seluruh elemen aparatur negara, mulai dari birokrat, anggota TNI, Polri, hingga jajaran Kejaksaan Agung untuk senantiasa melakukan introspeksi diri. Seruan ini disampaikan Kepala Negara agar para penyelenggara negara tidak lupa bahwa segala kekuasaan yang diemban berasal dari kepercayaan rakyat.

Pesan mendalam tersebut disampaikan Prabowo saat meresmikan Bendungan Meninting di Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat, Jumat (10/7/2026). Di hadapan para pejabat yang hadir, Presiden menegaskan bahwa jabatan, pangkat, hingga lambang kehormatan yang disandang sejatinya adalah milik masyarakat luas.

“Saya minta kita introspeksi. Terutama para birokrat. Birokrat introspeksi. Pejabat militer dan polisi, introspeksi. Saudara adalah milik rakyat. Bintangmu dari rakyat. Sepatumu dari rakyat. Topimu dari rakyat. Jangan pernah lupa itu. Kejaksaan demikian juga,” tegas Prabowo.

Presiden mengingatkan bahwa menjadi pelayan rakyat adalah tugas utama setiap pejabat. Introspeksi diri ini diperlukan agar para pemimpin tetap peka terhadap realitas kehidupan masyarakat yang masih banyak menghadapi kesulitan.

Prabowo menekankan bahwa ukuran keberhasilan negara tidak hanya dilihat dari megahnya pembangunan, tetapi sejauh mana negara mampu memenuhi kebutuhan dasar warganya, terutama soal ketersediaan pangan.

“Apapun segelintir elite di Jakarta berpendapat bahwa perut lapar itu tidak penting, saya berbeda. Ada rakyat Indonesia yang lapar, itu penting bagi saya. Tidak ada negara yang berhasil kalau tidak bisa menghasilkan pangan bagi rakyatnya sendiri,” ujar Presiden menegaskan tekadnya.
[ Uswatun ]

Sumber foto : kompas.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini