31 C
Jakarta
Rabu, 29 April 2026
BerandaBerita UtamaPasca Tabrakan Kereta Api, Plt Bupati Bekasi Prioritaskan Pembangunan Flyover dan Tanggung...

Pasca Tabrakan Kereta Api, Plt Bupati Bekasi Prioritaskan Pembangunan Flyover dan Tanggung Seluruh Biaya Korban

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

BEKASI _ 29/04/2026, m4m4t.com – Menyikapi insiden kecelakaan beruntun antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, mengambil langkah cepat dan tegas.

Ia memprioritaskan pembangunan flyover di seluruh perlintasan kereta api yang dianggap rawan, serta menjamin seluruh biaya pengobatan dan penanganan korban ditanggung sepenuhnya oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi.

Hal tersebut disampaikan Asep saat dikonfirmasi pada Rabu (29/4/2026). Menurutnya, peristiwa ini menjadi peringatan keras untuk segera memperbaiki infrastruktur demi keselamatan masyarakat.

“Jalur kereta api kita cukup rawan, seperti di Lemahabang. Ini perlu jadi perhatian ke depan, seperti pembangunan flyover. Ke depannya, kita tidak akan tinggal diam dan akan menelusuri seluruh akses antarwilayah yang belum memiliki sistem pengamanan standar,” ujarnya.

Langkah ini juga disepakati bersama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk mempercepat pembenahan seluruh pintu perlintasan, termasuk yang tidak resmi atau “liar” yang selama ini hanya dijaga swadaya warga dengan palang bambu.

Pemkab Bekasi berkomitmen menyiapkan alokasi anggaran khusus dan memperkuat kolaborasi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam penanganan teknis di lapangan.

Selain soal infrastruktur, Asep juga menegaskan komitmen Pemkab Bekasi untuk menanggung seluruh biaya pengobatan korban luka-luka, serta memberikan perhatian khusus bagi keluarga yang kehilangan anggota keluarga.

Pernyataan ini disampaikan saat ia menyambangi rumah duka almarhumah Nur Ainia Eka Rahmadhynna (32), karyawati KompasTV yang menjadi korban meninggal dunia, di wilayah Tambun Selatan pagi ini.

“Insya Allah Pemerintah Kabupaten Bekasi bertanggung jawab, pengobatannya segala macam kita tanggung.

Kami juga menyiapkan bantuan ekonomi bagi keluarga yang kehilangan pencari nafkah,” tegasnya.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 11.00 WIB hari ini, total korban kecelakaan mencapai 106 orang.

Sebanyak 16 orang meninggal dunia, 90 orang mengalami luka-luka, di mana 44 orang sudah diperbolehkan pulang dan 46 lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit.

Saat ini, pihak berwenang masih melakukan penyidikan bersama KAI dan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk mencari penyebab pasti insiden, baik dari faktor teknis maupun kelalaian.

Pewarta : Annisaa / Editor : Ahmad

Sumber foti : Kompas.tv

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini