JAKARTA _ 13 Juni 2026, m4m4t.com – Masyarakat diimbau untuk senantiasa menerapkan prinsip kehati-hatian dalam menggunakan perangkat elektronik dan berinteraksi di dunia maya. Hal ini penting guna menghindari berbagai modus penipuan yang kian berkembang, mulai dari pencurian data pribadi hingga kerugian finansial yang bisa menimpa keluarga.
Masyarakat diminta untuk tidak mudah tergoda oleh tawaran keuntungan instan, hadiah, atau janji keberhasilan yang terasa terlalu bagus untuk menjadi kenyataan dan bersifat mencurigakan. Sebelum mempercayai informasi apa pun, disarankan untuk selalu melakukan pengecekan ulang dan verifikasi kebenarannya.
Salah satu langkah paling krusial adalah tidak sembarangan mengklik tautan atau lampiran yang dikirim melalui pesan singkat, aplikasi percakapan, atau surel dari nomor dan alamat pengirim yang tidak dikenal. Tindakan sembarangan tersebut berisiko membuka akses bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk meretas data pribadi hingga menguras tabungan atau rekening keuangan.
Dengan membiasakan diri bersikap waspada dan teliti, risiko menjadi korban kejahatan siber dapat ditekan seminimal mungkin. Keamanan data dan aset keluarga sangat bergantung pada kewaspadaan setiap individu dalam menyikapi setiap informasi yang diterima. [ Uswatun ]
Sumber foto : Humas Polri




