KOTA BEKASI _ 31 Mei 2026, m4m4t.com – Menjawab amanat konstitusi untuk memajukan kesejahteraan umum sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 alinea keempat, organisasi Himpunan Pengusaha Nusantara (HIPNUSA) resmi meluncurkan program strategis bertajuk “Menata Ekonomi, Memajukan Pendidikan, Membangun Indonesia”. Momen bersejarah ini berlangsung pada Minggu (31/5/2026) di Grand Hotel Arsyilla, Kota Bekasi, dan menjadi penanda dimulainya gerakan besar pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), khususnya di sektor kuliner.
Acara peluncuran ini dihadiri langsung oleh jajaran pimpinan tertinggi HIPNUSA, antara lain Dewan Pembina Mukhlisin, Ketua Umum Muhammad Aditya Prabowo, Wakil Ketua Umum Ibnu Solihin, Sekretaris Jenderal Akbarrudin, Bendahara Fathur Ridwan, Pengawas Sartana dan Muhammad Solihin. Turut hadir Ketua DPW Jawa Barat Ahmad Sholeh, Kepala Biro Hukum Puji Handoyo, Ketua DPW DKI Jakarta Teguh Joko Ariyanto, Kepala Bidang Bisnis dan Investasi Chairunnisa, serta Kepala Bidang OKK Ilham. Kehadiran ratusan peserta yang datang dari berbagai daerah di Tanah Air semakin memeriahkan semangat kewirausahaan dalam acara yang dipandu Yudis Airlangga ini.
Suasana acara berlangsung sangat khidmat dan berjiwa patriotik, diawali dengan penyanyian lagu kebangsaan Indonesia Raya tiga stanza, dilanjutkan dengan Mars HIPNUSA, serta doa bersama yang dipimpin oleh Ustadz Suanda demi keberhasilan cita-cita organisasi memajukan ekonomi bangsa.
Dalam sambutannya, Ketua Umum HIPNUSA, Muhammad Aditya Prabowo, memaparkan secara rinci latar belakang berdirinya organisasi, perjalanan panjang, serta berbagai tantangan yang telah dilalui sebagai seorang pengusaha hingga membentuk wadah ini. Ia menegaskan bahwa HIPNUSA lahir sebagai respons nyata terhadap kebutuhan akan penguatan pelaku usaha di tengah dinamika ekonomi nasional.
Konsep utama yang akan dikembangkan organisasi ini kemudian dijelaskan oleh Kepala Bidang Bisnis dan Investasi, Chairunnisa. Menurutnya, fokus utama pengembangan usaha kuliner HIPNUSA adalah menciptakan produk bercita rasa khas Nusantara yang mampu menjadi identitas bersama bangsa, sekaligus memiliki daya saing tinggi di pasar nasional.
“Kami memilih menyebutnya kuliner khas Nusantara, bukan nama daerah tertentu seperti ‘Nasi Padang’ atau sejenisnya, karena istilah itu bersifat kesukuan. Kami ingin membangun identitas yang lebih luas dan nasionalis. Di samping itu, sektor kuliner kami nilai sebagai bisnis yang paling stabil dan selalu dibutuhkan masyarakat,” tegas Chairunnisa.
Puncak acara ditandai dengan pemaparan program unggulan Akademi Entrepreneur HIPNUSA: Gerakan Nasional 1.000 Entrepreneur Nusantara yang disampaikan langsung oleh Muhammad Aditya Prabowo. Dalam sesi ini, ia memaparkan gagasan awal lahirnya program tersebut, mekanisme pelaksanaannya, hingga rencana kolaborasi strategis dengan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan sektor UMKM dan ekosistem kewirausahaan di Indonesia.
Usai kegiatan, Muhammad Aditya Prabowo bersama Dewan Pembina memberikan keterangan khusus kepada awak media MDI.NEWS mengenai visi besar organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa HIPNUSA hadir secara khusus sebagai wadah pembinaan bagi para pelaku usaha UMKM, di mana anggotanya akan difasilitasi melalui kolaborasi bisnis, pelatihan keterampilan, serta penguatan jaringan pasar.
“HIPNUSA mewadahi para pengusaha UMKM khususnya, dan ke depannya kami akan berkolaborasi erat dengan pemerintah serta menyambut baik program-program dari Kementerian UMKM dan Koperasi sebagai mitra strategis kami dalam memajukan ekonomi rakyat,” ungkap Aditya.
Kepada para calon pengusaha dan peserta yang hadir, ia juga berpesan agar tidak mudah merasa puas dengan pencapaian awal. Aditya mengingatkan pentingnya inovasi, keuletan, serta pola pikir yang adaptif dalam menghadapi perkembangan zaman dan kemajuan teknologi yang terus berubah.
Sementara itu, Dewan Pembina HIPNUSA mengungkapkan target ambisius organisasi untuk memperluas jangkauan jaringan hingga mencakup 324 kota di seluruh Indonesia. Langkah ekspansi ini telah disusun secara bertahap, dimulai dari pembenahan struktur DPW Jawa Barat, dilanjutkan pembentukan organisasi di Banten, Jawa Tengah, hingga Jawa Timur setelah kepengurusan DPP resmi dilantik.
Dengan peluncuran gerakan ini, HIPNUSA menegaskan peranannya sebagai motor penggerak ekonomi kerakyatan, berkomitmen melahirkan ribuan wirausahawan baru yang tangguh, berdaya saing, dan berakar kuat pada kekayaan budaya Nusantara. [ Annisaa ]




