BEKASI _ m4m4t.com – Kabar menyentuh hati datang dari Kota Bekasi. Heru Baskoro (84), putra dari tokoh sejarah penulis naskah Proklamasi Kemerdekaan Indonesia, Sayuti Melik, kini mendapatkan perhatian dan perlindungan negara. Ia bersama istrinya, Treyzia Noviani (65), dipindahkan ke Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi Timur oleh Kementerian Sosial, Senin (13/7/2026).
Pemindahan ini dilakukan setelah diketahui keduanya hidup dalam keterbatasan kondisi kesehatan dan ekonomi selama empat bulan terakhir di sebuah rumah kontrakan sederhana di Jalan Cipendawa Baru, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu. Pihak Kelurahan baru menyadari keberadaan pasangan lansia tersebut pada tanggal 11 Juli 2026 lalu.
Lurah Bojong Menteng, Kodriana, menceritakan bahwa kondisi tempat tinggal mereka sangat memprihatinkan. “Awalnya mereka hanya tidur di atas karpet biasa. Menurut saya tinggal di kontrakan seperti ini cukup miris,” ungkapnya. Pihak kelurahan dan pengurus lingkungan segera bergerak cepat memberikan bantuan berupa kipas angin dan kasur agar mereka dapat beristirahat lebih layak dan nyaman.
“Alhamdulillah hari ini dari Kemensos juga hadir dan akan membawa beliau ke tempat yang lebih layak di STPL Bekasi Timur,” tambah Kodriana. Identitas Heru Baskoro sebagai anak kandung Sayuti Melik telah dipastikan kebenarannya melalui dokumen-dokumen dan foto sejarah yang diperlihatkan kepada pihak berwenang setempat. Langkah ini menjadi bukti bahwa negara hadir untuk menjaga dan merawat keluarga para pahlawan bangsa.
[ Annisaa ]
Sumber foto : kompas.com




