32.9 C
Jakarta
Minggu, 22 Maret 2026
BerandaBerita UtamaTri Adhianto Jenguk Bayi Korban Obat Kadaluwarsa di RSUD CAM

Tri Adhianto Jenguk Bayi Korban Obat Kadaluwarsa di RSUD CAM

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

Bekasi – 16/03/2025, – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto pada hari Jumat (14/03) melakukan sidak ke Puskesmas Rawa Tembaga untuk menanyakan mengenai kronologi akibat obat kadaluwarasa yang telah diberikan kepada bayi, Hari ini (16/03) Tri Adhianto kunjungi pasien bayi berumur 8 bulan yang mengalami ruam kulit di RSUD CAM Kota Bekasi.

Dirinya, sangat menyesali atas tindakan yang sangat fatal san meminta maaf atas kejadian tersebut serta memastikan pasien berada di penangangan RSUD CAM hingga pulih.

“Kami sangat menyesalkan kejadian ini dan akan berupaya keras untuk memastikan peredaran obat kadarluasa dapat diawasi dengan ketat. Kami juga mengimbau kepada masyarakat untuk selalu memeriksa tanggal kedaluwarsa sebelum mengkonsumsi obat demi menghindari kejadian serupa,” ujar Tri Adhianto

Bayi tersebut telah dirawat di rumah sakit dan sudah mendapatkan perawatan medis intensif setelah reaksi negatif dari obat yang sudah melewati tanggal kedaluwarsa.

Secara intensif, pihak RSUD CAM terus lakukan pantauan dan memberikan perawatan terbaik bagi bayi tersebut dan kondisi bayi sudah mulai menunjukkan perkembangan yang positif.

Tri Adhianto menjelaskan SOP yang dijalani dari Puskesmas hingga ke tangan Bina Wilayah sampai ke Posyandu ini akan diperketat mengenai obat obatan yang telah beredar untuk masa berlakunya, dirinya tegaskan tidak akan ada pengulangan seperti kejadian ini lagi dan memohon maaf atas kelalaian dari petugas.

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini