26.9 C
Jakarta
Sabtu, 23 Mei 2026
BerandaBerita UtamaIHSG Membuka Perdagangan Melemah ke Level 6.065, Saran Strategi Konservatif Bagi Investor

IHSG Membuka Perdagangan Melemah ke Level 6.065, Saran Strategi Konservatif Bagi Investor

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ 22 Mei 2026, m4m4t.com – Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali menunjukkan tekanan penurunan.

Memasuki awal sesi perdagangan pada hari Jumat ini, indeks acuan pasar saham Indonesia dibuka dalam kondisi melemah sebesar 29,31 poin, setara dengan penurunan 0,48 persen, yang menempatkan posisinya di angka 6.065.

Angka ini semakin mengukuhkan bahwa indeks masih bergerak dalam lintasan tren pelemahan dalam beberapa waktu terakhir.

Kondisi ini terjadi seiring dengan ketidakpastian yang masih membayangi pasar keuangan dunia, yang berdampak langsung pada pergerakan modal di pasar saham dalam negeri.

Menanggapi situasi pasar yang sedang mengalami koreksi ini, Ekonom Pasar Global, Myrdal Gunarto, memberikan pandangannya terkait langkah yang sebaiknya diambil oleh para pelaku pasar.

Menurut penilaiannya, tingginya tingkat volatilitas atau gejolak harga yang terjadi di pasar keuangan global menjadi faktor utama yang memicu tekanan pada IHSG.

Dalam situasi seperti ini, di mana arah pergerakan pasar belum sepenuhnya menentu dan risiko penurunan masih terbuka lebar, Myrdal menyarankan agar para investor mulai menerapkan strategi yang lebih berhati-hati dan konservatif.

“Ketika pasar sedang mengalami fase koreksi dengan fluktuasi yang tajam, langkah paling bijak adalah menahan diri dari pengambilan risiko yang terlalu besar.

Strategi konservatif sangat diperlukan saat ini untuk menjaga keamanan portofolio investasi di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi global,” ungkap Myrdal Gunarto.

Saran ini ditujukan agar para investor dapat meminimalisir potensi kerugian di tengah tekanan pasar yang masih berat, sambil tetap memantau perkembangan indikator ekonomi maupun sentimen pasar yang nantinya bisa menjadi sinyal pemulihan.

Para pelaku pasar diimbau untuk terus cermat dalam menentukan langkah investasi, mengingat tren pelemahan ini diprediksi masih akan berlanjut hingga ada kepastian arah dari pasar keuangan internasional.

Pewarta : Uswatun / Editor : Ahmad

Sumber foto : Liputan6.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini