25.7 C
Jakarta
Rabu, 27 Mei 2026
BerandaBerita UtamaPAN Berduka: Pendiri Partai Abdillah Toha Berpulang di Usia 84 Tahun

PAN Berduka: Pendiri Partai Abdillah Toha Berpulang di Usia 84 Tahun

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ 26.Mei 2026, m4m4t.com – Dunia politik tanah air kembali berduka. Salah satu tokoh kunci sekaligus pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Abdillah Toha Assegaf, meninggal dunia pada usia 84 tahun. Kabar duka ini disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, pada Selasa (26/5/2026).

Melalui pernyataannya, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas, mengungkapkan rasa kehilangan yang sangat mendalam atas berpulangnya sosok yang dinilainya sebagai tokoh bangsa. Ia menyampaikan penghormatan tertinggi atas jejak langkah, dedikasi, serta warisan pemikiran besar yang telah dibangun Abdillah Toha sepanjang hayatnya.

“Turut berduka cita sedalam-dalamnya atas wafatnya tokoh bangsa, Almarhum Abdillah Toha Assegaf. Kami menyampaikan penghargaan setinggi-tingginya atas segala ilmu, pemikiran, dan bimbingan berharga yang telah beliau curahkan dan berikan kepada kita semua semasa hidup,” ucap Zulhas penuh haru.

Lebih jauh, Zulhas mengenang almarhum sebagai sosok pemimpin yang tulus, yang senantiasa mengabdikan seluruh wawasan dan kemampuannya demi kemaslahatan masyarakat dan kemajuan bangsa. Kepergiannya disebut sebagai kehilangan besar bagi keluarga besar PAN dan juga bagi perjalanan demokrasi di Indonesia.

Tak lupa, Zulhas turut mendoakan keberkahan untuk almarhum serta kekuatan bagi keluarga yang ditinggalkan. “Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah, amal jariyah, dan perjuangan beliau selama hidup, serta mengampuni segala kekhilafan yang mungkin pernah terjadi. Kami juga berdoa agar keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan kelapangan dada, keikhlasan, dan ketabahan yang kuat dalam menghadapi ujian ini,” pungkasnya. [ Uswatun ]

Sumber foto : Liputan6.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini