JAKARTA _ 17 Juni 2026, m4m4t.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan bahwa penerapan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru B50 akan dimulai secara resmi pada tanggal 1 Juli 2026 mendatang. BBM ini merupakan campuran yang terdiri dari 50 persen biodiesel berbahan dasar minyak nabati dan 50 persen solar, dan telah melalui rangkaian pengujian ketat pada berbagai jenis mesin kendaraan.
Bahlil menjelaskan, hasil evaluasi dari uji coba yang dilakukan terhadap sejumlah sampel kendaraan menunjukkan angka keberhasilan yang sangat baik, yakni mencapai 80 hingga 90 persen memenuhi standar kelayakan. Capaian ini menjadi dasar bahwa B50 dinyatakan siap untuk dipasarkan dan digunakan secara luas oleh masyarakat.
“Sesuai jadwal yang telah ditetapkan, B50 akan diberlakukan mulai 1 Juli 2026. Sekarang kami masih terus melakukan pengawasan dan penyempurnaan; dalam waktu satu minggu ke depan saya akan menggelar rapat khusus bersama tim pelaksana uji coba untuk memastikan semuanya berjalan sempurna,” ujar Bahlil saat memberikan keterangan di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (15/6/2026).
Menurutnya, kualitas B50 justru lebih unggul dibandingkan pendahulunya, yaitu B40. Salah satu kelebihan utamanya terlihat dari kadar air yang lebih rendah, sehingga proses pembakaran di dalam ruang bakar kendaraan menjadi lebih optimal, bersih, dan efisien.
“Jika dibandingkan dengan B40, kadar air pada B50 jauh lebih baik dan memenuhi standar mutu yang ditetapkan. Namun, hasil akhir serta rincian lengkapnya akan kami sampaikan secara resmi setelah rapat evaluasi terakhir selesai dilaksanakan,” tambah Menteri ESDM itu. [ Uswatun ]
Sumber foto iNwes.id




