33.3 C
Jakarta
Minggu, 21 Juni 2026
BerandaBerita UtamaHPN Bekasi Raya 2026: Kehadiran Ketua DPRD dan MUI Kota Bekasi Jadi...

HPN Bekasi Raya 2026: Kehadiran Ketua DPRD dan MUI Kota Bekasi Jadi Bukti Dukungan Nyata bagi Insan Pers

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

KOTA BEKASI _ 15 Juni 2026, m4m4t.com – Panitia peringatan Hari Pers Nasional (HPN) Bekasi Raya 2026 sekaligus Hari Kebebasan Pers Sedunia memberikan penghargaan istimewa kepada dua tokoh daerah yang meluangkan waktu hadir secara langsung dalam acara puncak kegiatan. Mereka adalah Ketua DPRD Kota Bekasi, Dr. Sardi Efendi, S.Pd., M.M., dan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Bekasi, Drs. KH. Saifuddin Siroj.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 13 Juni 2026, di Gedung Creative Center (GCC), Bekasi Timur, dan dihadiri oleh ratusan wartawan dari berbagai organisasi profesi, kelompok kerja, komunitas, serta lembaga media yang beroperasi di wilayah Bekasi Raya. Kehadiran kedua pimpinan tersebut menjadi sorotan positif di tengah rangkaian acara yang penuh makna.

Ketua Panitia HPN Bekasi Raya 2026, Ade Muksin, S.H., menyatakan bahwa keikutsertaan langsung keduanya adalah wujud penghormatan tulus sekaligus dukungan konkret terhadap eksistensi dan peran strategis pers.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kami sampaikan kepada Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi. Kehadiran mereka di tengah insan pers bukan sekadar memenuhi undangan, melainkan menjadi bukti nyata komitmen membangun kemitraan yang harmonis dan saling menguatkan,” ujar Ade Muksin.

Ia menjelaskan bahwa panitia sengaja menjadwalkan acara puncak pada hari Sabtu agar tidak berbenturan dengan jadwal kerja rutin para pejabat dan pemangku kepentingan daerah. Harapannya, waktu tersebut memberikan kemudahan bagi seluruh undangan untuk bisa hadir secara langsung.

“Kami pilih hari libur dinas agar tidak mengganggu agenda pemerintahan. Kami berharap semua pimpinan dapat hadir dan bersilaturahmi secara langsung tanpa tergesa-gesa,” tambahnya.

Namun dalam laporan pelaksanaannya, panitia mencatat bahwa sebagian besar pejabat dan pimpinan lembaga yang diundang hanya mengirimkan wakil, bahkan ada yang tidak hadir serta tidak mengutus perwakilan sama sekali.

Wali Kota Bekasi, Plt. Bupati Bekasi, Kapolres, Kepala Kejaksaan, serta Komandan Kodim mengirimkan utusan untuk mewakili kehadiran. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Bekasi, Kepala Kejaksaan Negeri Kabupaten Bekasi, serta pimpinan pengadilan di Kota Bekasi dan Cikarang tidak memberikan konfirmasi kehadiran maupun perwakilan.

Situasi ini melahirkan kegelisahan yang wajar bagi sebagian insan pers, mengingat selama ini pers sering disebut sebagai mitra strategis berbagai unsur kekuasaan.

“Jika pers diklaim sebagai mitra penting, tentu wajar jika timbul pertanyaan: mengapa kegiatan tahunan ini belum menjadi prioritas? Acara ini tidak berlangsung lama dan dijadwalkan di luar jam kerja. Kami tidak bermaksud menyalahkan, hanya ingin menyampaikan apa yang dirasakan rekan-rekan wartawan,” tegas Ade.

Meski begitu, panitia tetap menghormati setiap keputusan pejabat yang berhalangan hadir karena keterbatasan jadwal masing-masing. Panitia pun menegaskan, dukungan tidak harus selalu berupa pernyataan, tetapi kehadiran fisik justru memiliki nilai yang tak tergantikan.

Nilai itulah yang nyata ditunjukkan oleh Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi. Selain hadir sejak awal hingga akhir bagian penting acara, Dr. Sardi Efendi turut menyampaikan sambutan yang penuh semangat dan dorongan agar insan pers senantiasa menjunjung tinggi profesionalisme dan integritas. Sementara itu, KH. Saifuddin Siroj memimpin doa memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan bagi seluruh wartawan dalam menjalankan tugas mulia.

“Beliau memberikan sambutan yang membangkitkan semangat, dan doa yang dipanjatkan menjadi energi baru bagi kami semua. Inilah bentuk dukungan yang paling sederhana namun paling berharga: hadir, mendengarkan, dan memberikan perhatian tulus,” tutur Ketua Panitia.

Ia menegaskan, kehadiran keduanya menjadi jawaban bahwa dukungan terhadap pers tidak hanya diucapkan, melainkan dibuktikan lewat tindakan nyata. “Bagi kami, kehadiran adalah wujud dukungan sesungguhnya. Hal itulah yang diperlihatkan oleh Ketua DPRD dan Ketua MUI Kota Bekasi pada peringatan kali ini,” pungkasnya.

Peringatan HPN Bekasi Raya 2026 mengusung tema “Pers Bersatu, Bekasi Raya Maju”, bertujuan memperkuat persatuan sesama insan pers serta memperkokoh kemitraan dengan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan wilayah Bekasi Raya yang maju, demokratis, dan bermartabat. [ Annisaa ]

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini