BEKASI _ mamat.com – Persoalan penyalahgunaan narkotika di Indonesia dinilai masih cukup mengkhawatirkan. Hal ini disampaikan oleh Ketua Umum Badan Anti Narkoba Nusantara (BANN), Sugono, S.E., S.H., C.Med., Sp., dalam podcast MDI.NEWS yang mengangkat tema bahaya narkoba, Selasa (21/7/2026).
Menurutnya, meski aparat penegak hukum kerap berhasil membongkar berbagai kasus, jumlah kasus penyalahgunaan narkoba di tingkat nasional belum menunjukkan tren penurunan yang berarti.
Ia menambahkan, cara pengedaran narkoba kian bervariasi, salah satunya melalui modifikasi cairan rokok elektrik (liquid vape) yang disalahgunakan sebagai media konsumsi zat terlarang.
Sugono juga menekankan perlunya pengetatan pengawasan di area pelabuhan dan jalur-jalur distribusi guna mencegah masuknya narkotika dari luar negeri. Tak hanya itu, ia turut menyoroti peredaran obat-obatan ilegal yang kini mulai menyasar pelajar, mencontohkan kasus seorang siswa SMP di Depok yang diduga mampu memproduksi jenis narkotika baru secara mandiri.
Selain membahas soal peredaran, Sugono mengajak masyarakat agar tidak memberi stigma buruk kepada para pecandu. Ia memandang mereka sebagai korban yang seharusnya mendapatkan penanganan medis, pendampingan, serta dukungan penuh dari keluarga dan lingkungan sekitar demi proses pemulihan.
Di akhir perbincangan, ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba adalah tugas kolektif seluruh komponen bangsa. Melalui sinergi yang solid antara pemerintah, aparat keamanan, keluarga, dan masyarakat, ia berharap generasi muda Indonesia dapat terlindungi sekaligus mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045. [ Ngatiyah ]




