29.6 C
Jakarta
Rabu, 3 Juni 2026
BerandaBerita UtamaDi Balik Jeruji, Nadiem Makarim Sesalkan Nasib: Dari Bintang Kehormatan hingga Penahanan

Di Balik Jeruji, Nadiem Makarim Sesalkan Nasib: Dari Bintang Kehormatan hingga Penahanan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA _ 2 Juni 2026, m4m4t.com – Sidang pembacaan pembelaan atau pleidoi yang disampaikan mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Nadiem Makarim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta, Selasa (2/6/2026), menyisakan kesan yang mendalam.

Dalam kesempatan tersebut, Nadiem tak hanya membantah tuduhan yang menjeratnya dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook, tetapi juga menuangkan kekecewaan mendalam atas perjalanan karir dan pengabdiannya kepada negara.

Pria yang juga dikenal sebagai pendiri layanan ojek daring ini menyoroti perbedaan kontras yang ia alami. Ia mengenang bahwa tak lama setelah dianugerahi penghargaan tertinggi negara berupa Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Joko Widodo sebagai bentuk apresiasi atas pengabdiannya, nasib justru berbalik seratus delapan puluh derajat.

“Bayangkan betapa hancurnya hati saya. Saya telah berkorban waktu dan materi selama lima tahun penuh. Usai menerima penghormatan setinggi itu dari tangan Bapak Presiden, ‘hadiah’ yang justru saya terima adalah jeruji besi,” ucap Nadiem dengan nada emosional di hadapan majelis hakim.

Kekecewaan itu tak berhenti sampai di situ. Ia turut meratapi penyitaan sejumlah aset yang dimilikinya. Menurutnya, harta benda tersebut dikumpulkan selama sepuluh tahun lamanya melalui usaha mendirikan dan mengembangkan platform ojek daring yang nyatanya telah menghidupi jutaan orang dan membuka lapangan kerja luas bagi masyarakat Indonesia.

Pertanyaan tajam pun terlontar dari bibirnya: “Apakah negara sekejam ini memperlakukan orang yang telah berusaha mengabdi?”

Lebih lanjut, Nadiem menjelaskan alasan utama yang melandasi langkahnya menerima tawaran jabatan menteri kala itu. Ia bertekad ingin memberikan teladan, agar anak-anak muda Indonesia berani meninggalkan zona nyaman dan turut berkontribusi membangun bangsa. Menurut pengakuannya, niat tersebut ternyata membuahkan hasil, terbukti dengan banyaknya generasi muda yang rela melepaskan posisi bergaji tinggi di sektor swasta demi bergabung melayani kepentingan negara bersamanya. [ Uswatun ]

Sumber foto : iNews.id

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini