27.5 C
Jakarta
Rabu, 8 Juli 2026
BerandaBERITA POLRITiga Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba

Tiga Anggota Satresnarkoba Polres Katingan Gugur Saat Gerebek Bandar Narkoba

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

KATINGAN _ 7 Juli 2026, m4m4t.com – Sebuah tragedi menimpa jajaran kepolisian di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah. Tiga anggota Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan gugur saat melaksanakan operasi penggerebekan terhadap lokasi tempat peredaran narkoba, Kamis (2/7/2026) dini hari.

Ketiga pahlawan tersebut adalah Aipda Yudhie Perdana Putra, Bripda Nopandri Ramadhana, dan Aiptu Sumariyanto. Insiden berdarah ini terjadi di Desa Tumbang Kalamei, Kecamatan Katingan Tengah, saat mereka sedang bertugas menindak tegas pelaku kejahatan narkotika.

Aipda Yudhie Perdana Putra gugur di tempat setelah menjadi sasaran penyerangan. Sementara dua rekannya, Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana, sempat berusaha menyelamatkan diri dengan melompat ke aliran Sungai Katingan namun dinyatakan hilang dan tak kunjung muncul.

Tim Pencarian dan Pertolongan (SAR) gabungan pun segera dikerahkan untuk menelusuri keberadaan mereka. Setelah pencarian intensif selama dua hari, jenazah Bripda Nopandri Ramadhana akhirnya ditemukan pada Sabtu (4/7/2026) sore. Jasadnya ditemukan hanyut di aliran Sungai Katingan, wilayah Desa Tumbang Lahang, berjarak sekitar 36,4 kilometer dari lokasi kejadian awal.

Kemudian pada hari berikutnya, Minggu (5/7/2026), pencarian membuahkan hasil kembali dengan ditemukannya jenazah Aiptu Sumariyanto. Lokasi penemuannya berada di Desa Rantau Asem, sekitar 8 kilometer dari tempat kejadian perkara. Saat ditemukan, kondisi jenazah telah membengkak karena diperkirakan berada di dalam air selama beberapa hari.

Kehilangan ini menjadi duka mendalam bagi seluruh keluarga besar Polri. Pengorbanan nyawa ketiga personel ini menjadi bukti tingginya risiko yang dihadapi aparat penegak hukum dalam menjaga masyarakat dari bahaya narkotika.
[ Uswatun ]

Sumber foto : iNews.id

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini