28.6 C
Jakarta
Rabu, 29 Juli 2026
BerandaWilayahDorong Produk Ramah Lingkungan, Forum UMKM Cibinong dan LQU Ecoprint Gelar Pelatihan...

Dorong Produk Ramah Lingkungan, Forum UMKM Cibinong dan LQU Ecoprint Gelar Pelatihan Pewarnaan Alami

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

CIBINONG _ m4m4t.com – Rangkaian kegiatan peringatan HUT RI ke-81 di Kecamatan Cibinong terus bergulir. Setelah pembukaan resmi oleh Camat Cibinong, Forum UMKM Kecamatan Cibinong bersama LQU Ecoprint menggelar Workshop Ecoprint di Aula Kecamatan Cibinong. Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan dari TP PKK Kecamatan Cibinong.

Workshop ini diikuti oleh masyarakat umum , pengurus TP PKK se-Kecamatan Cibinong dan pelaku UMKM binaan Forum UMKM Cibinong. Tujuannya untuk membekali peserta keterampilan membuat produk pewarnaan kain bernilai jual dengan teknik ramah lingkungan.

Pemateri dalam workshop ini adalah Siti Nurhasanah selaku Owner Brand LQU Ecoprint.

Dalam materinya, Siti menjelaskan bahwa _ecoprint_ adalah salah satu teknik pemberian motif dan pewarnaan pada tekstil dengan menggunakan bahan-bahan alami, seperti daun.

“Ecoprint menggunakan bahan dari alam seperti daun untuk memberikan motif dan warna pada kain. Teknik ini dapat meminimalisir penggunaan zat kimia sehingga lebih ramah lingkungan,” jelas Siti.

Ia juga memaparkan 3 tahapan utama dalam proses _ecoprint_:

1. Scouring: Proses perendaman kain untuk melepaskan kotoran dan kanji yang menempel pada kain.
2. Mordanting: Proses perendaman kain dengan larutan tawas atau bahan fiksatif alami agar warna dari daun dapat melekat sempurna.
3. Fiksasi: Proses penguncian warna pada kain melalui pengukusan, sehingga motif dan warna tidak mudah luntur.

Dalam praktiknya, peserta diajak menggunakan berbagai jenis daun yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar. Beberapa jenis daun yang digunakan di antaranya Daun Jarak Kepyar, Daun Ketepeng, Daun Jati, Daun Jarak Luwung, dan Daun Aprika.

“Dengan bahan baku daun atau bunga yang ada di sekitar kita, ibu-ibu bisa menciptakan pewarnaan kain pada kain dengan minim zat kimia. Ini peluang usaha baru yang bisa digerakkan PKK bersama Forum UMKM,” tambah Siti.

Antusiasme peserta terlihat tinggi. Salah satunya disampaikan oleh Ibu Saldiah, Anggota TP PKK Kecamatan Cibinong.

“Kami sangat senang bisa belajar langsung teknik ecoprint. Ternyata mudah dan bahannya ada di sekitar rumah. Ke depan kami ingin kembangkan ini di tingkat desa, agar bisa menjadi produk unggulan PKK dan menambah penghasilan keluarga,” ujar Ibu Saldiah.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Camat Cibinong, Drs. Acep Sajidin, M.Si, agar masyarakat beralih ke UMKM dan bersinergi dengan TP PKK serta Dinas Perdagangan.

Melalui workshop ini, diharapkan lahir pelaku-pelaku UMKM baru di Cibinong yang tidak hanya berdaya secara ekonomi, tetapi juga peduli terhadap lingkungan. [ Ahmad ]

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini