JAKARTA _ 16/04/2026, mamat.com, – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) kembali menegaskan komitmen kuatnya dalam menyelenggarakan penerimaan anggota baru yang bersih, jujur, dan bebas dari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN).
Masyarakat dan calon peserta didik baru diimbau untuk tidak ragu melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan atau pungutan liar dalam proses seleksi.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa sistem rekrutmen saat ini telah dirancang sedemikian rupa untuk menjamin keterbukaan dan keadilan. Seluruh tahapan seleksi, mulai dari administrasi, tes fisik, kesehatan, hingga tes akademik, diawasi secara ketat.
Tidak ada jalan pintas bagi mereka yang ingin masuk menjadi anggota Polri selain melalui kemampuan dan prestasi sendiri.
“Rekrutmen Polri ini terbuka untuk seluruh putra-putri terbaik bangsa. Syarat utamanya adalah kesehatan yang prima, kecerdasan, dan integritas.
Kami tidak akan menoleransi sedikit pun praktik ‘jual beli pangkat’ atau uang pelicin yang selama ini menjadi penyakit yang harus dibasmi,” tegas pihak panitia seleksi.
Masyarakat dan calon pelamar diingatkan untuk waspada terhadap oknum yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan sejumlah uang.
Hal tersebut adalah penipuan dan tidak akan pernah bisa diterima dalam sistem yang sekarang berlaku. Polri membutuhkan personel yang benar-benar berkualitas, bukan mereka yang masuk melalui jalan yang salah.
“Kami mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut serta menjadi mata dan telinga. Jika ada informasi atau bukti adanya kecurangan, segera laporkan ke saluran pengaduan resmi yang telah disediakan.
Keberhasilan menjaga kebersihan rekrutmen adalah kunci untuk melahirkan pemimpin-pemimpin Polri yang berintegritas di masa depan,” tambahnya.
Dengan sistem yang transparan dan pengawasan yang ketat, Polri optimis dapat menyaring calon-calon anggota yang tidak hanya tangguh fisik dan mentalnya, tetapi juga bersih hatinya dan siap mengabdi kepada negara dan masyarakat.
Pewarta Imam / Editor Ahmad
Sumber foto : Humas Polri




