33.3 C
Jakarta
Kamis, 11 Juni 2026
BerandaBerita UtamaAS Luncurkan Serangan ke Iran, Disebut Sebagai Tanggapan atas Agresi dan Penguluran...

AS Luncurkan Serangan ke Iran, Disebut Sebagai Tanggapan atas Agresi dan Penguluran Waktu Perundingan

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

TEHERAN _ 11 Juni 2026, m4m4t.com – Militer Amerika Serikat kembali melancarkan serangan ke wilayah Iran pada Rabu malam (10/6/2026) waktu setempat. Tindakan ini menyusul ancaman keras yang disampaikan Presiden Donald Trump, yang menilai Teheran terlalu lama mengulur waktu dalam perundingan kesepakatan damai dengan Washington.

Komando Pusat AS (Centcom) merilis pernyataan yang menyebut serangan tersebut dilakukan sebagai bentuk pertahanan diri. “Ini adalah tanggapan terhadap agresi yang tidak beralasan dan terus berlanjut dari Iran,” demikian bunyi keterangan resmi yang disampaikan.

Dampak serangan tersebut terdengar jelas dari ledakan yang terjadi di beberapa lokasi strategis, antara lain di Pulau Qeshm dan kawasan Teluk Hormuz. Ledakan juga dilaporkan terjadi di kota Bandar Abbas dan Sirik. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tingkat kerusakan yang ditimbulkan maupun jumlah korban jiwa yang mungkin jatuh.

Sebelum serangan dilancarkan, Trump telah menyampaikan pernyataan tegas melalui akun media sosial Truth Social miliknya. Ia menilai para pemimpin Iran memakan waktu terlalu lama dalam proses negosiasi. “Mereka telah bernegosiasi terlalu lama untuk mencapai kesepakatan,” tulisnya.

Ia pun menegaskan ancaman bahwa AS akan melancarkan serangan yang lebih keras lagi jika sikap tersebut tidak berubah, termasuk menargetkan infrastruktur vital seperti jembatan dan pembangkit listrik di wilayah Iran. [ Uswatun ]

Sumber foto : iNews.id

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini