29.2 C
Jakarta
Sabtu, 13 Juni 2026
BerandaBerita UtamaBEM UI Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM di Bundaran HI, Sampaikan Lima...

BEM UI Gelar Aksi Tolak Kenaikan BBM di Bundaran HI, Sampaikan Lima Tuntutan Utama

Date:

Trending

Patok Merah Putih Sebagai Tanda Dimulakan Pembangunan Asrama Yatim Yayasan PADI

M4M4T.COM, Kabupaten Bekasi -Hari Ahad, 30 Juni 2024 akan...

Gelaran PON XXI, Putra Nababan: Pelaku Parekraf Jadi Lokomotif Geliat Ekonomi

M4M4T.COM, Jakarta - Geliat pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON)...

Perbakin Kota Bandarlampung Helat Kejuaraan Menembak Nasional

M4M4T.COM, Bandarlampung - Pengurus Kota (Pengkot) Perbakin Kota Bandarlampung...

Penelusuran Tim Media AsMEN Ungkap Sejarah Istana Kepresidenan Yogyakarta

M4M4T.COM | Yogyakarta - Sejumlah perwakilan media massa yang...

Tiga Tahun Berturut-turut, Kemendagri Perkokoh Persatuan dan Kesatuan Bangsa melalui Gerakan 10 Juta Bendera

M4M4T.COM, Pekanbaru – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui Direktorat...
spot_imgspot_img

JAKARTA 12 Juni 2026, m4m4t.com – Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) akan menggelar aksi demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) pada Jumat (12/6/2026) hari ini. Kegiatan ini direncanakan berlangsung di kawasan Bundaran HI, Menteng, Jakarta Pusat, dan dimulai pukul 13.00 WIB, sesuai informasi dari Departemen Aksi dan Propaganda BEM UI.

Menjelang pelaksanaan, Ketua BEM UI Yatalathof Ma’shum Imawan menyampaikan permohonan maaf kepada warga sekitar atas potensi gangguan lalu lintas yang mungkin terjadi. “Kami memohon maaf kepada warga Jakarta, khususnya di sekitar Bundaran HI, atas kemacetan dan ketidaknyamanan yang akan timbul. Namun kami pastikan aksi ini hanya berlangsung selama beberapa jam saja,” ujarnya saat dikonfirmasi, Kamis (11/6/2026).

Dalam aksi tersebut, mahasiswa akan menyampaikan lima poin tuntutan utama, yaitu:

1. Menghentikan pemborosan anggaran negara;
2. Menurunkan harga BBM dan kebutuhan pokok masyarakat;
3. Menghentikan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih;
4. Menghentikan keterlibatan unsur militer dalam urusan sipil;
5. Meminta Presiden Prabowo Subianto untuk berhenti mengelak dan mengakui kesalahan yang dilakukan pemerintah.

Athof juga mengajak seluruh lapisan masyarakat, mulai dari buruh, guru, pedagang, ibu rumah tangga, hingga berbagai komunitas, untuk bergabung dalam aksi tersebut. “Kita bersama-sama memperjuangkan keadilan. Keadilan tidak akan datang dengan sendirinya, melainkan harus diupayakan oleh rakyat, bukan hanya menjadi slogan pemerintah,” tegasnya. [ Uswatun ]

Sumber foto : kompas.com

Langganan

- - Tidak Pernah Ketinggalan Berita Terbaru

- Dapat Mengkases Berita Ekslusif

- Gratis

Untuk Kamu

spot_img

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini