ZURICH _ m4m4t.com – Presiden FIFA Gianni Infantino akhirnya mencabut rencana penjualan sebagian hak komersial Piala Dunia kepada investor swasta. Keputusan ini diambil menyusul penolakan yang sangat luas, bahkan hingga mengancam pemboikotan dari konfederasi benua maupun kalangan di dalam organisasi sendiri.
Rencana awalnya adalah membentuk perusahaan pengelola baru senilai 20 miliar dolar AS yang akan memegang hak komersial Piala Dunia Putra, Putri, dan Antarklub. Sebanyak 20 persen sahamnya disiapkan untuk pihak swasta, dengan perusahaan investasi asal New York milik Joshua Kushner sebagai mitra utama.
Namun gelombang penolakan tak terelakkan. UEFA yang mewakili 55 negara tegas menolak dan bahkan menyatakan siap memboikot seluruh ajang FIFA jika rencana tetap dipaksakan. “Ada hal-hal yang terlalu berharga untuk diperjualbelikan. Piala Dunia adalah milik dunia sepak bola, bukan aset yang bisa dijual,” tegas pihak UEFA. Penolakan serupa pun disampaikan AFC dan CONCACAF, serta dari lingkaran terdekat di FIFA.
Menyadari rencana ini justru berpotensi memecah belah persatuan dunia sepak bola, Infantino akhirnya mengalah. “Tujuan kami adalah selalu menyatukan dan memajukan sepak bola. Oleh karena itu, proposal ini tidak akan kami lanjutkan lagi,” ujarnya dalam pernyataan resmi lewat AP, Sabtu (1/8/2026).
[ Akhmad ]
Sumber foto : kompas.tv




