JAKARTA _ 20/04/2026, m4m4t.com – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat langkah strategis dalam menjaga ketertiban dan melindungi masyarakat melalui pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Kemanusiaan. Inisiatif ini difokuskan untuk melakukan pencegahan dan penindakan tegas terhadap berbagai potensi kejahatan yang meresahkan publik.
Lingkup penindakan yang menjadi prioritas Satgas ini mencakup tindak pidana penipuan modus operandi yang semakin beragam, praktik pemberangkatan ilegal, hingga tindakan pemalsuan dokumen yang sering kali merugikan masyarakat luas.
Dalam upaya memaksimalkan kinerja, Polri berkolaborasi secara erat bersama Kementerian Haji dan Umrah. Sinergi ini dilakukan guna memastikan bahwa layanan keberangkatan ibadah berjalan sesuai prosedur, aman, dan bebas dari praktik-praktik penyimpangan yang dapat merugikan calon jamaah.
Langkah strategis ini juga merupakan wujud nyata pelaksanaan arahan dari Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn.) H. Prabowo Subianto. Pemerintah menegaskan komitmen penuh untuk memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh rakyat, khususnya dalam menunaikan ibadah.
“Dengan adanya Satgas Kemanusiaan ini, negara hadir untuk memastikan setiap proses ibadah berjalan lancar, tertib, dan terlindungi sepenuhnya dari berbagai ancaman kejahatan,” ungkap pihak berwenang.
Melalui langkah ini, diharapkan masyarakat dapat beraktivitas dan beribadah dengan tenang, serta tercipta lingkungan yang bebas dari ancaman penipuan dan kejahatan dokumen.
Pewarta : Wahidin / Editor : Ahmad
Sumber foto : Humas Polri




