Teheran _ 15 Juni 2026, m4m4t.com – Nota Kesepahaman (MoU) yang disepakati antara Iran dan Amerika Serikat telah diselesaikan penyusunannya dan dijadwalkan akan ditandatangani secara resmi di kota Jenewa, Swiss, pada tanggal 19 Juni 2026 mendatang. Hal ini ditegaskan oleh Wakil Menteri Luar Negeri Iran, Kazem Gharibabadi, pada Senin pagi.
Pernyataan resmi tersebut dikutip oleh Mehr News Agency, kantor berita semi-resmi Iran, serta mendapat sorotan dari Anadolu Agency pada hari yang sama. Dalam keterangannya, Gharibabadi mengonfirmasi bahwa pencabutan blokade maritim yang sebelumnya diberlakukan AS terhadap Iran telah mulai berlaku efektif sejak Minggu malam, 14 Juni 2026, waktu setempat.
Menurut pejabat tinggi itu, dokumen kesepakatan ini merupakan buah dari perpaduan antara konsistensi jalur diplomasi dan ketangguhan yang ditunjukkan oleh kekuatan militer Iran selama masa ketegangan berlangsung. “Musuh yang melancarkan serangan tidak berhasil mewujudkan seluruh tujuan buruknya. Sebaliknya, Republik Islam Iran mencatat sebuah kemenangan besar di tengah situasi konflik,” tegas Gharibabadi.
Ia menegaskan bahwa seluruh posisi utama dan kepentingan nasional Teheran telah terakomodir secara utuh di dalam draf akhir MoU tersebut. Masyarakat akan dapat membaca teks lengkap dokumen secara terbuka tepat setelah proses penandatanganan selesai dilakukan. Sebelum hari H, pihak berwenang juga akan menyampaikan penjelasan rinci mengenai isi serta manfaat perjanjian ini melalui berbagai saluran komunikasi resmi.
Selain kesepakatan awal, Gharibabadi menyampaikan bahwa agenda lanjutan akan dibahas dalam jangka waktu 60 hari ke depan. Hal itu meliputi pencabutan menyeluruh atas seluruh jenis sanksi AS terhadap Iran, baik sanksi primer maupun sekunder, serta penghentian penerapan sejumlah resolusi yang dikeluarkan oleh Dewan Keamanan PBB dan Dewan Gubernur Badan Energi Atom Internasional (IAEA).
Pembahasan mendalam terkait program nuklir Iran juga masuk dalam daftar rencana perundingan berikutnya. Namun demikian, Iran menetapkan syarat jelas: pembicaraan tahap lanjutan baru akan dimulai setelah Teheran memverifikasi bahwa Washington benar-benar menjalankan komitmennya — yaitu menghentikan aksi militer, mencabut seluruh blokade, serta memulihkan dan melepaskan aset-aset keuangan Iran yang selama ini dibekukan di luar negeri. [ Uswatun ]
Sumber foto : Liputan6.com




