JAKARTA _ m4m4t.com – Ketua Umum PSSI Erick Thohir memberikan dukungan tegas terhadap rencana FIFA yang akan menjual sebagian saham hak penyelenggaraan turnamen Piala Dunia kepada sektor swasta. Pernyataan ini disampaikannya saat berbincang dengan media asal Inggris, Sky Sports.
Menurut Erick, sepak bola Indonesia telah mengalami pembenahan besar selama tiga tahun terakhir, ditandai dengan kenaikan peringkat FIFA dari posisi 174 menjadi 118. Untuk mempertahankan dan melanjutkan kemajuan tersebut, kebutuhan akan dukungan pendanaan yang besar menjadi hal yang mutlak diperlukan.
Rencana tersebut merupakan bagian dari pembentukan badan usaha baru bernama FIFA Forward Enterprise (FFE). Langkah ini menuai penolakan keras dari sejumlah konfederasi benua seperti UEFA, AFC, hingga CONCACAF. Namun, FIFA menjanjikan imbal hasil yang sangat besar: jika disetujui, akan tersedia paket pendanaan total senilai US$10 miliar atau sekitar Rp180,5 triliun. Artinya, setiap dari 211 asosiasi anggota akan menerima bantuan sekitar US$40 juta atau setara Rp722 miliar mulai Januari 2027. Sebaliknya jika gagal disahkan, dana yang diterima hanya sekitar US$10 juta atau Rp180,5 miliar per anggota seperti skema yang berlaku selama ini.
Presiden FIFA Gianni Infantino telah menetapkan batas waktu pemungutan suara hingga 19 September 2026. Erick menegaskan keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan para anggota: “Jika seluruh anggota sepakat, itu menunjukkan memang ada kebutuhan nyata agar kesepakatan ini terlaksana.”
[ Annisaa ]
Sumber foto : kompas.tv




