Jakarta, m4m4t.id – Pemerintah Provinsi DK Jakarta dorong seluruh Pemerintah Daerah menyelenggarakan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih. Gerakan ini digelar dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke- 81 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026.
Surat bernomor 400.10.1.1/5191/SJ tertanggal 10 Juli 2026 itu ditandatangani secara elektronik oleh Sekretaris Jenderal Kemendagri, Tamsi Tahir, atas nama Menteri Dalam Negeri.
Dalam surat tersebut, Kemendagri meminta Gubernur dan Bupati/Wali Kota menyelenggarakan pembagian bendera mulai tanggal surat ditetapkan hingga 31 Agustus 2026. Pemerintah daerah juga diminta memberikan dukungan optimal sesuai kemampuan keuangan daerah tanpa mengurangi makna kemerdekaan.
“Gerakan ini sebagai salah satu simbol, identitas dan alat pemersatu bangsa serta untuk menggugah rasa cinta tanah air dan meningkatkan semangat nasionalisme dan gotong royong,” demikian bunyi surat edaran Kemendagri.
Kemendagri juga mendorong partisipasi masyarakat, organisasi kemasyarakatan, partai politik, forum binaan, unsur pemerintah dan swasta. Pemda diminta mempublikasikan kegiatan melalui media komunikasi daerah, mengunggah di tautan https://bit.ly/GerakanPembagianBenderaMerahPutih2026, dan melaporkan pelaksanaannya kepada Mendagri melalui Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum.
Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri, Ir. Edison Siagian, ME, menyebut gerakan ini penting untuk menanamkan nilai kebangsaan sejak dini.
“Kemarin kita sudah memberikan sebanyak 1800 bendera sebagai bentuk awal menggelorakan gerakan ini,” ujar Edison.
Edison mengatakan gerakan ini, Kemendagri berharap semangat nasionalisme, persatuan, dan gotong royong semakin menguat di seluruh lapisan masyarakat menjelang peringatan HUT ke- 81 RI.
Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta, Ali Maulana Hakim, yang mewakili Gubernur DKI Jakarta, menyampaikan dukungan penuh Pemprov DKI terhadap gerakan tersebut.
“Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mendukung penuh Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini. Ini adalah momentum untuk memperkuat rasa cinta tanah air, persatuan, dan semangat kebangsaan di masyarakat, khususnya generasi muda,” kata Ali.
Sementara itu, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, H.M. Matsani, juga menegaskan komitmennya dalam pelaksanaan Hari Anak Nasional Indonesia sekaligus pencanangan gerakan pembagian bendera.
“Melalui peringatan Hari Anak Nasional dan Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih ini, kami ingin menanamkan nilai-nilai Pancasila, nasionalisme, dan bela negara kepada anak-anak sejak dini. Anak adalah penerus bangsa yang harus memiliki karakter kuat dan cinta NKRI,” ujar Matsani.
Senada, Ketua Panitia Bersama Hari Anak Indonesia Tutur Denes mengatakan pembagian bendera juga menjadi bagian dari rangkaian Hari Anak Nasional. “Bendera adalah simbol persatuan. Harapannya anak-anak tumbuh dengan rasa bangga sebagai bangsa Indonesia,” katanya.
Tampak hadir dalam acara tersebut ; Ir. Edison Siagian, ME – Direktur Bina Ideologi, Karakter dan Wawasan Kebangsaan Ditjen Polpum Kemendagri, Ali Maulana Hakim – Asisten Kesejahteraan Rakyat Provinsi DKI Jakarta, H.M. Matsani – Kepala Badan Kesbangpol Provinsi DKI Jakarta, Prasetyo Kurniawan – Asisten Pemerintahan Kota Administrasi Jakarta Pusat, Tutur Denes – Ketua Panitia Bersama Hari Anak Indonesia, Nurkholis, CPLA – Ketua Umum DPP Forum ASMEN beberapa organisasi masyarakat lainnya, dan ribuan orang tua turut hadir meramaikan hari anak nasional tahun 2026.(AH)




